24 September 2016

Tentang Hati

Banyak pengertian tentang hati. Hati sebagai organ yang ada di tubuh manusia, sebagai bentuk kewaspadaan, ada juga hati sebagai tempat segala perasaan dan menyimpan perasaan itu. Ada 8 pengertian hati dari kamus besar bahasa indonesia. Yang mau ku bahas adalah hati sebagai tempat segala perasaan dan tempat menyimpannya. Ada apa dengan hati?

Begini, terlalu banyak orang di sekitar kurang pengertian dengan hati. Doi memang terlalu sensitif, tergantung sang pemilik menentukan. Bagaimana orang tersebut menyampaikan isi hatinya dengan sesama manusia maupun dengan benda mati. Aku pun sama, aku tak pernah benar-benar bisa mengungkapkan isi hati itu secara keseluruhan dengan keluarga, sahabat, maupun tuhan. Bukan aku gak mau, tapi aku gak bisa. Belum bisa. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis lagi dan lagi. Sekalian berdoa sama yang pemberi rasa dan yang penentu, untuk memberikan jalan yang terbaik.

Harusnya tulisan ini aku tuliskan semalam, sayangnya ispa kambuh kembali. Jadi ini agak melantur sedikit.

Hati lagi, sebenarnya ketika kita akan percaya dengan hati kita, percayalah semuanya akan baik-baik saja. Kalau pun akan ada masalah, pasti ada jalan keluarnya. Hati memang sensitif sih. Seandainya doi bisa ngomong, doi pasti menunjukkan kejujuran sebenarnya. Sayang, mulut sang pemilik hati lah yang harus mengatakan ataupun menunjukkan. Tapi manusia diciptakan otak juga untuk berpikir. Kadang tidak terjadi sinkronisasi antara hati dan otak. Begitulah.

Kalau aku berbicara tentang hati, maka hati-hati lah dengan hati.
Selamat pagi, semoga segera sehat kembali.

22 September 2016

#3 Pemimpi Kecil : Menuntaskan Tanggung Jawab

Memang, cerita si pemimpi kecil harus berhenti waktu lalu. Bukan tidak bermaksud melanjutkan ya, tapi terlalu banyak waktu yang aku habiskan untuk beberapa prioritas. Akhirnya si pemimpi kecil menyelesaikan semua tahap pendidikannya. Dia sudah resmi menambahkan nama belakangnya dengan tambahan Sarjana Teknik. Ya, aku belum cerita. Si pemimpi kecil akhirnya masuk ke sebuah universitas swasta di Yogyakarta dan masuk di jurusan teknik. Menjadi perempuan yang kuat, mandiri, dan lebih dewasa lagi.

Sekarang, si pemimpi kecil akhirnya menjadi pemimpi besar yang tidak tahu akan bermimpi sampai mana dan kapan. Dia tetap bermimpi mewujudkan impian lain yang lebih besar. Statusnya berubah menjadi Job Seeker saat ini. Mau tidak mau, harus menjadi seorang pencari kerja. Walau harus menjalani banyak sekali rintangan, tapi dia harus tetap melanjutkan hidupnya. Mau kembali ke kampung halaman atau tetap merantau, seperti 4 tahun lalu dia datang ke jogja.

Mari kita doakan bersama, semoga si pemimpi kecil menjadi pemimpi besar. Amin.

Untuk cerita yang terlewat, akan aku ceritakan lain waktu.