1 November 2012

WHO AM I?


              Reiny Handayani Paulus, anak ketiga dari 4 bersaudara. Lahir dari pasangan suami-istri Rudy Hernest Paulus dan Rita Zahara. Lahir di Palembang, 2 november 1994 serta keturunan Palembang-Manado. Saya punya saudara bernama Rury Harmiyani Paulus, alm. Ridho Herdian Paulus, dan Rizky Hermawan Paulus.
Saya sering dipanggil Reni, Reiny, atau juga Adek oleh sahabat-sahabat saya. Saya dipanggil adek, karena kebanyakan dari mereka lebih tua dari saya. Saya merupakan anak satu-satunya dari orang tua saya yang merantau untuk melanjutkan kuliah jauh dari tanah kelahiran. Yogyakarta. Ya, saya memilih kota ini untuk pendidikan saya selanjutnya. Walaupun tujuan utama saya adalah Universitas Gajah Mada dan bukan dengan jurusan Teknik Kimia, tapi saya sangat bersyukur dengan masuknya saya di Universitas Islam Indonesia dengan jurusan Teknik Kimia. Saya banyak belajar dari kegagalan-kegagalan saya ini, salah satunya bersabar dan juga diberi kesempatan untuk belajar apa itu Teknik Kimia.
Melanjutkan pendidikan di Yogyakarta adalah impian saya sejak masih duduk di Sekolah Menengah Pertama. Sekarang, saya sudah berada disini walaupun bukan pada jurusan dan tempat yang saya impikan. Saya adalah seorang yang sangat suka membaca, terutama membaca novel. Novel yang bergenre persahabatan, motivasi, perjuangan, dan sejenisnya. Saya juga suka sekali dengan hewan bernama kucing dan saya memeliharanya dirumah orang tua di Palembang.
Soal novel, saya sangat suka sekali dengan satu novel berjudul 5 cm. Judul yang aneh dan saya cukup tidak mengerti apa maksudnya pada awalnya. Setelah membaca, saya sempat meneteskan air mata dan rasa akan cinta Indonesia dan pada sahabat-sahabat saya bertambah besar. Karena dinovel ini berisi tentang persahabatan 5 orang tokoh yang selalu bersama-sama, hingga pada suatu hari mereka sudah merasa bosan dan mereka memustuskan untuk tidak bertemu selama 3 bulan. Setelah 3 bulan itu, mereka bertemu lagi dan berangkat menuju puncak gunung, bernama Mahameru. Perjuangan dan impian mereka mencapai puncak Mahameru mengajarkan saya untuk terus mempertahankan impian itu dan berusaha terus untuk mewujudkannya. Dari novel itu pun, saya mengenal banyak orang-orang yang hebat. Mereka berasal dari banyak daerah, hampir seluruh provinsi di Indonesia ini. Mereka adalah sahabat-sahabat saya itu.
Travelling keliling Indonesia merupakan satu impian saya. Banyak tempat yang saya ingin kunjungi sekaligus silaturahmi dengan sahabat-sahabat saya. Waktu, biaya, dan kesehatan adalah penunjang utama yang sedang dipersiapkan dari sekarang. Saya sudah terlalu cinta dengan Indonesia, karena Kuasa sang Pencipta.
Biru adalah warna kesukaan saya, tapi sekarang warna merah dan hitam sedang saya nikmati keindahan warnanya.  Saya juga suka dengan birunya langit dipagi hari dan menjelang senja serta indahnya bentuk-bentuk awan. PenciptaNya mengizinkan saya untuk menikmati keindahan negeri tercinta ini. Fotografi dan menulis adalah hobi saya, walaupun jarang untuk menjadikan hobi yang rutin tergantung mood yang hadir.
Saya adalah penikmat musik, musik apa aja. Saya lebih suka mendengarkan daripada banyak bicara didalam satu obrolan asyik kecuali kalo itu bagian saya bicara. Kenapa begitu? Karena saya suka. Saya selalu menyempatkan diri dan waktu untuk bertemu dan ngobrol bareng sahabat-sahabat saya disela jadwal kuliah yang cukup melelahkan dan tugas yang menumpuk. Sebagai refreshing disetiap sabtu atau minggu.
Kelelahan dan kurang tidur bisa membuat tipus saya kambuh sering waktu. Saya adalah tipe orang yang kurang memperhatikan kesehatan, jadwal makan, istirahat, dsb. Saya menyebut diri saya ini, anak yang paling ngeyel dari saudara-saudara saya karena saya paling susah untuk disuruh makan obat, ke dokter, dsb. Saya tidak cukup akur dan dekat dengan 2 saudara saya. Tidak banyak obrolan dan kegiatan yang saya dan mereka lakukan. Saya tidak mengerti kenapa.
Saya adalah orang yang cukup cepat akrab sama orang yang baru dikenal. Ya, banyak sosok yang sangat berarti bagi saya lain dari Allah, orang tua, dan keluarga saya, mereka adalah sahabat-sahabat saya di Sahabat 5 cm. Mereka adalah motivator hidup saya, hingga saya terus berani meraih impian-impian saya, bangkit dari rasa takut terhadap ujian-ujian untuk kelulusan SMA beberapa bulan lalu, tes kuliah, hingga saya ada disini. Mereka selalu hadir mengobarkan semangat mereka untuk saya. Ada banyak cara mereka menyampaikan semangat-semangat itu dan selalu membuat saya selalu bangkit. Saat kehadiran mereka satu tahun lalu, saya semakin percaya kalau Tuhan punya banyak cara untuk membantu hambanya. Karena izinNya, kita dipertemukan oleh satu orang yang hebat. Donny Dhirgantoro, salah satu penulis favorit saya.
“Jangan hanya menjadi seonggok daging yang hanya punya nama” adalah salah satu quote yang saya suka dari novel favorit saya. Saya lebih suka pakai sepatu kets dan ransel daripada flatshoes dan tas cewek pada umumnya. Punya impian naik ke 7 summits mountain bareng sahabat, IP cumlaude, lulus kuliah cumlaude, banggain orang tua, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar