24 November 2012
12 November 2012
Istilah Baru? Bertanyalah dengan Orang yang Tepat!
Yup, ini kisah nyata. istilah yang tidak familiar ditelingaku dan seorang sahabat, teh teza.
Pagi itu, sebelum merapat untuk janjian bertemu di Amplaz, teh teza diajak keluarga atasan kerjanya untuk JAGONGAN. terbesit pertanyaan, apa itu jagongan dan tanpa bertanya apapun, dia langsung setuju untuk ikut. si teteh langsung bersiap-siap dengan pakaian seadanya. atasan + jeans + jilbab paris polosnya, dia serasikan dengan tas yang menyampir dipunggungnya.
jam 11 (kalo gak salah), pintu kamar diketuk yang menandakan mereka siap untuk berangkat. pintu terbuka ... *speechless* istri dari atasan si teteh berpenampilan rapi dengan kebaya dkknya dan tanpa protes, si ibu langsung mengajak pergi.
yaa, kata si teteh sih lumayan lah malu.
jadi, jagongan ini disini artinya mantenan. sebenernya bisa juga hanya sekedar ngobrol-ngobrol antar sesama teman. jagongan manten mungkin maksud si ibu kepada seorang perempuan asli sunda ini. *jleb*
mendengar ceritanya dikesorean harinya bersama 2 sahabat lainnya, sampe ngakak gak ada habisnya. sampe ditambahin lagi pas perjalanan pulang. gak ada habisnya cerita tentang jagongan ini.
dari amplaz, warung es campur, rumah mbak nuy, warung steak, sampe kerumah mbak nuy lagi.
pernyataan yang paling gokil itu adalah pas kita nanya, "kok gak nanya jagongan itu apa sama ibunya?" terus si teteh jawab, "tapi aku nanya kok sama temenku." , terus aku tanya lagi, "temennya orang bandung juga?" dan si teteh jawab dengan polosnya, "iya." dan langsung disamber dengan ngakak dariku :D *teh teza , teh teza* hahahaa dan senyuman dari 2 lainnya.
(kalo kamu ada disana waktu itu, pasti ngakak juga dah)
jagongan ..
baru tau kalo artinya itu..
sampe dapet pesen gini dari mas yunan pas mau pulang kerumah mbak nuy, "dek kalo kamu gak tau istilah jawa artinya apa, nanya ya!". hahaha. sebelumnya mas yun ketawa tuh inget peristiwa itu. haha
tapi terima kasih atas ceritanya :D
terima kasih untuk setengah harinya yang sama-sama terus teh..
untuk cerita lainnya :")
I miss you so much sister :*
*hugs
Pagi itu, sebelum merapat untuk janjian bertemu di Amplaz, teh teza diajak keluarga atasan kerjanya untuk JAGONGAN. terbesit pertanyaan, apa itu jagongan dan tanpa bertanya apapun, dia langsung setuju untuk ikut. si teteh langsung bersiap-siap dengan pakaian seadanya. atasan + jeans + jilbab paris polosnya, dia serasikan dengan tas yang menyampir dipunggungnya.
jam 11 (kalo gak salah), pintu kamar diketuk yang menandakan mereka siap untuk berangkat. pintu terbuka ... *speechless* istri dari atasan si teteh berpenampilan rapi dengan kebaya dkknya dan tanpa protes, si ibu langsung mengajak pergi.
yaa, kata si teteh sih lumayan lah malu.
jadi, jagongan ini disini artinya mantenan. sebenernya bisa juga hanya sekedar ngobrol-ngobrol antar sesama teman. jagongan manten mungkin maksud si ibu kepada seorang perempuan asli sunda ini. *jleb*
mendengar ceritanya dikesorean harinya bersama 2 sahabat lainnya, sampe ngakak gak ada habisnya. sampe ditambahin lagi pas perjalanan pulang. gak ada habisnya cerita tentang jagongan ini.
dari amplaz, warung es campur, rumah mbak nuy, warung steak, sampe kerumah mbak nuy lagi.
pernyataan yang paling gokil itu adalah pas kita nanya, "kok gak nanya jagongan itu apa sama ibunya?" terus si teteh jawab, "tapi aku nanya kok sama temenku." , terus aku tanya lagi, "temennya orang bandung juga?" dan si teteh jawab dengan polosnya, "iya." dan langsung disamber dengan ngakak dariku :D *teh teza , teh teza* hahahaa dan senyuman dari 2 lainnya.
(kalo kamu ada disana waktu itu, pasti ngakak juga dah)
jagongan ..
baru tau kalo artinya itu..
sampe dapet pesen gini dari mas yunan pas mau pulang kerumah mbak nuy, "dek kalo kamu gak tau istilah jawa artinya apa, nanya ya!". hahaha. sebelumnya mas yun ketawa tuh inget peristiwa itu. haha
tapi terima kasih atas ceritanya :D
terima kasih untuk setengah harinya yang sama-sama terus teh..
untuk cerita lainnya :")
I miss you so much sister :*
*hugs
9 November 2012
Masih Sama, Masih Tentang Mereka
Juli 2011
ditanggal 16 bulan itu
pertama kali aku kenal mereka
kehadiran mereka
dengan ke-gila-an mereka
ke-ajaib-an mereka
ke-hebat-an mereka
aku suka
aku rindu
aku terharu
aku senang
aku bangkit
aku takut
aku sedih
aku gembira
aku bahagia
aku tersenyum
aku marah
1 tahun yang cepat berlalu
mereka yang tak aku sangka kehadirannya
mereka yang selalu saling mendukung satu sama lain
mereka salah satu motivator aku
motivator hidup
motivator belajar
mengejar mimpi-mimpiku
mengejar cita-citaku
itu mereka
entah untuk keberapa kalinya
aku sudah menulis untuk mereka
seakan tidak akan pernah habis cerita tentang mereka
aku tidak pernah lelah
yang ada, aku terlalu bingung menyampaikan banyak cerita itu
cerita yang akan selalu dikenang
terima kasih lagi sahabat
kakak-kakak terbaikku :)
-adek bongsor-
ditanggal 16 bulan itu
pertama kali aku kenal mereka
kehadiran mereka
dengan ke-gila-an mereka
ke-ajaib-an mereka
ke-hebat-an mereka
aku suka
aku rindu
aku terharu
aku senang
aku bangkit
aku takut
aku sedih
aku gembira
aku bahagia
aku tersenyum
aku marah
1 tahun yang cepat berlalu
mereka yang tak aku sangka kehadirannya
mereka yang selalu saling mendukung satu sama lain
mereka salah satu motivator aku
motivator hidup
motivator belajar
mengejar mimpi-mimpiku
mengejar cita-citaku
itu mereka
entah untuk keberapa kalinya
aku sudah menulis untuk mereka
seakan tidak akan pernah habis cerita tentang mereka
aku tidak pernah lelah
yang ada, aku terlalu bingung menyampaikan banyak cerita itu
cerita yang akan selalu dikenang
terima kasih lagi sahabat
kakak-kakak terbaikku :)
-adek bongsor-
8 November 2012
It's Just what I Want
It's just what I want and Allah was give the time!
yup, kala itu sudah menjelang sore dan yang pengen aku lakukan adalah istirahat sebentar, ngecas handphone, dan yang terpenting itu pengen selonjoran ditempat yang udah lama banget aku datengin. sebuah tempat yang sederhana tapi cukup istimewa menurutku, KKMA. Kedai Kopi Mata Angin. hanya sebuah kedai kopi tapi nyaman bangetlah kalo buat maen UNO dan ngumpul-ngumpul.
otw kesana, pertanyaan yang muncul adalah "boleh tiduran sama ngecas kan?" dan dijawablah dengan "iya, boleh."
sampe lokasi, cukup waw. pertama masih sepi, jadi bisa ngerasain suasananya kedai itu. foto-foto ditempat yang kita mau. kedua, karena bareng sahabat-sahabat. udah itu aja. lalu istirahat dan tidur :D
mungkin aku tidur sekitar 30 menitan atau hampir sejam lah. lumayan.
setelah bangun dan ngobrol bentaran, main Uno jadi pilihan. karena blm pada dateng, jadilah bermain bertigaan aja. aku, teh sari, dan nelly. yaaa, bisa dibilang udah lama gak main Uno, alhamdulillah menang :'D
oh iya, dipertengahan permainan aku sangat dikagetkan oleh kedatangan seseorang, yang sebenarnya sangat aku harapkan ada diwaktu tapi karena dia masih dimana saat itu alhasil dia sempat aku lupakan untuk kehadirannya, tapi kenyataannya dia dateng dengan tasnya. ya, masih rada kucel dengan topinya, kacamatanya, mukanya yang sok jaim, dan tanpa rasa bersalah sudah buat adeknya ini bertanya2, "abangnya kok disini ya?" dan dengan raut muka yang paling jelek kala itu. speechless dan jleb moment ya sore itu. Saat itu, aku hanya ingin sampaikan, "terima kasih sudah hadir disini."
tidak banyak cerita hari itu. berbagi tawa, canda, ceria, senang, sedih, kecuekanmu, lelahmu, dan apapun itu. terima kasih sahabat. It's me. akhirnya ketemu kalian lagi :)
yup, kala itu sudah menjelang sore dan yang pengen aku lakukan adalah istirahat sebentar, ngecas handphone, dan yang terpenting itu pengen selonjoran ditempat yang udah lama banget aku datengin. sebuah tempat yang sederhana tapi cukup istimewa menurutku, KKMA. Kedai Kopi Mata Angin. hanya sebuah kedai kopi tapi nyaman bangetlah kalo buat maen UNO dan ngumpul-ngumpul.
otw kesana, pertanyaan yang muncul adalah "boleh tiduran sama ngecas kan?" dan dijawablah dengan "iya, boleh."
sampe lokasi, cukup waw. pertama masih sepi, jadi bisa ngerasain suasananya kedai itu. foto-foto ditempat yang kita mau. kedua, karena bareng sahabat-sahabat. udah itu aja. lalu istirahat dan tidur :D
mungkin aku tidur sekitar 30 menitan atau hampir sejam lah. lumayan.
setelah bangun dan ngobrol bentaran, main Uno jadi pilihan. karena blm pada dateng, jadilah bermain bertigaan aja. aku, teh sari, dan nelly. yaaa, bisa dibilang udah lama gak main Uno, alhamdulillah menang :'D
oh iya, dipertengahan permainan aku sangat dikagetkan oleh kedatangan seseorang, yang sebenarnya sangat aku harapkan ada diwaktu tapi karena dia masih dimana saat itu alhasil dia sempat aku lupakan untuk kehadirannya, tapi kenyataannya dia dateng dengan tasnya. ya, masih rada kucel dengan topinya, kacamatanya, mukanya yang sok jaim, dan tanpa rasa bersalah sudah buat adeknya ini bertanya2, "abangnya kok disini ya?" dan dengan raut muka yang paling jelek kala itu. speechless dan jleb moment ya sore itu. Saat itu, aku hanya ingin sampaikan, "terima kasih sudah hadir disini."
tidak banyak cerita hari itu. berbagi tawa, canda, ceria, senang, sedih, kecuekanmu, lelahmu, dan apapun itu. terima kasih sahabat. It's me. akhirnya ketemu kalian lagi :)
1 November 2012
WHO AM I?
Reiny Handayani Paulus, anak ketiga dari 4 bersaudara. Lahir dari pasangan suami-istri Rudy Hernest Paulus dan Rita Zahara. Lahir di Palembang, 2 november 1994 serta keturunan Palembang-Manado. Saya punya saudara bernama Rury Harmiyani Paulus, alm. Ridho Herdian Paulus, dan Rizky Hermawan Paulus.
Saya
sering dipanggil Reni, Reiny, atau juga Adek oleh sahabat-sahabat saya. Saya
dipanggil adek, karena kebanyakan dari mereka lebih tua dari saya. Saya
merupakan anak satu-satunya dari orang tua saya yang merantau untuk melanjutkan
kuliah jauh dari tanah kelahiran. Yogyakarta. Ya, saya memilih kota ini untuk
pendidikan saya selanjutnya. Walaupun tujuan utama saya adalah Universitas
Gajah Mada dan bukan dengan jurusan Teknik Kimia, tapi saya sangat bersyukur
dengan masuknya saya di Universitas Islam Indonesia dengan jurusan Teknik
Kimia. Saya banyak belajar dari kegagalan-kegagalan saya ini, salah satunya
bersabar dan juga diberi kesempatan untuk belajar apa itu Teknik Kimia.
Melanjutkan
pendidikan di Yogyakarta adalah impian saya sejak masih duduk di Sekolah
Menengah Pertama. Sekarang, saya sudah berada disini walaupun bukan pada
jurusan dan tempat yang saya impikan. Saya adalah seorang yang sangat suka
membaca, terutama membaca novel. Novel yang bergenre persahabatan, motivasi,
perjuangan, dan sejenisnya. Saya juga suka sekali dengan hewan bernama kucing
dan saya memeliharanya dirumah orang tua di Palembang.
Soal
novel, saya sangat suka sekali dengan satu novel berjudul 5 cm. Judul yang aneh
dan saya cukup tidak mengerti apa maksudnya pada awalnya. Setelah membaca, saya
sempat meneteskan air mata dan rasa akan cinta Indonesia dan pada
sahabat-sahabat saya bertambah besar. Karena dinovel ini berisi tentang
persahabatan 5 orang tokoh yang selalu bersama-sama, hingga pada suatu hari
mereka sudah merasa bosan dan mereka memustuskan untuk tidak bertemu selama 3
bulan. Setelah 3 bulan itu, mereka bertemu lagi dan berangkat menuju puncak
gunung, bernama Mahameru. Perjuangan dan impian mereka mencapai puncak Mahameru
mengajarkan saya untuk terus mempertahankan impian itu dan berusaha terus untuk
mewujudkannya. Dari novel itu pun, saya mengenal banyak orang-orang yang hebat.
Mereka berasal dari banyak daerah, hampir seluruh provinsi di Indonesia ini.
Mereka adalah sahabat-sahabat saya itu.
Travelling
keliling Indonesia merupakan satu impian saya. Banyak tempat yang saya ingin
kunjungi sekaligus silaturahmi dengan sahabat-sahabat saya. Waktu, biaya, dan
kesehatan adalah penunjang utama yang sedang dipersiapkan dari sekarang. Saya
sudah terlalu cinta dengan Indonesia, karena Kuasa sang Pencipta.
Biru
adalah warna kesukaan saya, tapi sekarang warna merah dan hitam sedang saya
nikmati keindahan warnanya. Saya juga
suka dengan birunya langit dipagi hari dan menjelang senja serta indahnya
bentuk-bentuk awan. PenciptaNya mengizinkan saya untuk menikmati keindahan
negeri tercinta ini. Fotografi dan menulis adalah hobi saya, walaupun jarang
untuk menjadikan hobi yang rutin tergantung mood yang hadir.
Saya
adalah penikmat musik, musik apa aja. Saya lebih suka mendengarkan daripada
banyak bicara didalam satu obrolan asyik kecuali kalo itu bagian saya bicara.
Kenapa begitu? Karena saya suka. Saya selalu menyempatkan diri dan waktu untuk
bertemu dan ngobrol bareng sahabat-sahabat saya disela jadwal kuliah yang cukup
melelahkan dan tugas yang menumpuk. Sebagai refreshing disetiap sabtu atau
minggu.
Kelelahan
dan kurang tidur bisa membuat tipus saya kambuh sering waktu. Saya adalah tipe
orang yang kurang memperhatikan kesehatan, jadwal makan, istirahat, dsb. Saya
menyebut diri saya ini, anak yang paling ngeyel dari saudara-saudara saya
karena saya paling susah untuk disuruh makan obat, ke dokter, dsb. Saya tidak
cukup akur dan dekat dengan 2 saudara saya. Tidak banyak obrolan dan kegiatan
yang saya dan mereka lakukan. Saya tidak mengerti kenapa.
Saya
adalah orang yang cukup cepat akrab sama orang yang baru dikenal. Ya, banyak
sosok yang sangat berarti bagi saya lain dari Allah, orang tua, dan keluarga saya,
mereka adalah sahabat-sahabat saya di Sahabat 5 cm. Mereka adalah motivator
hidup saya, hingga saya terus berani meraih impian-impian saya, bangkit dari
rasa takut terhadap ujian-ujian untuk kelulusan SMA beberapa bulan lalu, tes
kuliah, hingga saya ada disini. Mereka selalu hadir mengobarkan semangat mereka
untuk saya. Ada banyak cara mereka menyampaikan semangat-semangat itu dan
selalu membuat saya selalu bangkit. Saat kehadiran mereka satu tahun lalu, saya
semakin percaya kalau Tuhan punya banyak cara untuk membantu hambanya. Karena
izinNya, kita dipertemukan oleh satu orang yang hebat. Donny Dhirgantoro, salah
satu penulis favorit saya.
“Jangan
hanya menjadi seonggok daging yang hanya punya nama” adalah salah satu quote
yang saya suka dari novel favorit saya. Saya lebih suka pakai sepatu kets dan
ransel daripada flatshoes dan tas cewek pada umumnya. Punya impian naik ke 7
summits mountain bareng sahabat, IP cumlaude, lulus kuliah cumlaude, banggain
orang tua, dll.
Langganan:
Komentar (Atom)