Karena kita tak selayaknya harus selalu menjadi kita.
Karena indah tak hanya sekadar kata saat aku bersamamu.
Karena kita tak sejalan dan berbeda.
Karena ada kita lainnya yang memaksa.
Karena kita hanya sebagai hiasan dinding yang menyenangkan.
Andai sore itu bertemu pagi kemarin.
13 Mei 2014
22 April 2014
Hitungan Malam
....
Hidup yang kujalani
Masalah yang kuhadapi
Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya
....
Iringan lagu Esok Kan Bahagia dari d'masiv dkk kemudian menghantarkanku untuk menyelam sebentar di dunia yang aku suka dan sudah hampir aku tinggalkan untuk beberapa waktu. Kenapa suka? Hatiku selalu senang saat aku menyampaikan isi hatiku di sini. Kenapa hampir ditinggalkan? Karena ada perasaan lelah dan bosan dengan aktivitas yang aku jalani beberapa minggu belakangan ini. Aku pun menjadi bosan membaca dan menulis. Ya.. alasan klise.
Kali ini, banyak hal yang ingin aku sampaikan. Entah sampai bagian mana aku akan bertahan ditengah kelelahan. Ada banyak rindu yang aku simpan sampai saat ini tapi tak pernah terucap olehku. Ada dia, kamu, kita, mereka, dan banyak orang lagi. Aku ingin sekali menabung rindu ini, hingga akhirnya nanti akan pecah di suatu waktu yang lebih indah dan akan menjadi indah. Tabungan rindu ini belum hampir pecah, hanya ingin melihat betapa luasnya hamparan rindu yang ingin aku jumpai.
Hamparan rindu ini, aku tak bisa menghitungnya. Aku hanya tahu, ini sangat luas.
Kau tahu, aku sangat mengantuk sekali sekarang. Mataku sudah seperti panda dan mataku hampir terlelap. Ah.. andai saja ada sapamu yang menyenangkan dan bisa menenangkan. Atau kakak-kakakkku yang hampir selalu ada (dulu), tapi baiklah aku ingin mengerti kalian semua. Aku hanya ingin memberitahu, ada sebongkah rindu yang ingin aku sampaikan pada kalian dan tak terucap dari mulutku.
Hingga akhirnya, aku tidak tahu apa yang aku tulis ini. Aku kelelahan dengan semua ini. Aku hanya ingin sapa kalian tanpa aku harus berucap. Atau aku harus menyampaikannya? Aku tidak ingin mengganggu kalian. Itu saja.
Terima kasih.
22 April 2014 - 22:47
Reiny
Hidup yang kujalani
Masalah yang kuhadapi
Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya
....
Iringan lagu Esok Kan Bahagia dari d'masiv dkk kemudian menghantarkanku untuk menyelam sebentar di dunia yang aku suka dan sudah hampir aku tinggalkan untuk beberapa waktu. Kenapa suka? Hatiku selalu senang saat aku menyampaikan isi hatiku di sini. Kenapa hampir ditinggalkan? Karena ada perasaan lelah dan bosan dengan aktivitas yang aku jalani beberapa minggu belakangan ini. Aku pun menjadi bosan membaca dan menulis. Ya.. alasan klise.
Kali ini, banyak hal yang ingin aku sampaikan. Entah sampai bagian mana aku akan bertahan ditengah kelelahan. Ada banyak rindu yang aku simpan sampai saat ini tapi tak pernah terucap olehku. Ada dia, kamu, kita, mereka, dan banyak orang lagi. Aku ingin sekali menabung rindu ini, hingga akhirnya nanti akan pecah di suatu waktu yang lebih indah dan akan menjadi indah. Tabungan rindu ini belum hampir pecah, hanya ingin melihat betapa luasnya hamparan rindu yang ingin aku jumpai.
Hamparan rindu ini, aku tak bisa menghitungnya. Aku hanya tahu, ini sangat luas.
Kau tahu, aku sangat mengantuk sekali sekarang. Mataku sudah seperti panda dan mataku hampir terlelap. Ah.. andai saja ada sapamu yang menyenangkan dan bisa menenangkan. Atau kakak-kakakkku yang hampir selalu ada (dulu), tapi baiklah aku ingin mengerti kalian semua. Aku hanya ingin memberitahu, ada sebongkah rindu yang ingin aku sampaikan pada kalian dan tak terucap dari mulutku.
Hingga akhirnya, aku tidak tahu apa yang aku tulis ini. Aku kelelahan dengan semua ini. Aku hanya ingin sapa kalian tanpa aku harus berucap. Atau aku harus menyampaikannya? Aku tidak ingin mengganggu kalian. Itu saja.
Terima kasih.
22 April 2014 - 22:47
Reiny
12 April 2014
Wajahmu Terlintas Di Benakku
| Indah pagi kemarin.. |
Lucu.
Saat aku ingin mendengar suara.
Saat aku ingin sekadar menyapa.
Saat aku terdiam sejenak mengingat.
Rasa itu kemudian hilang seketika.
Wajahmu terlintas di benakku.
Lucu.
Hingga aku hanya ingin terdiam.
Raut sapamu mengejutkanku.
Raut senyummu terbayang olehku.
Terlintas senja yang merindu.
Wajahmu terlintas di benakku.
Lucu.
Hingga akhirnya aku menyebut namamu.
Sudah lama hilang sejak lalu.
Tapi hati ini mengenangmu.
Ada sapa rindu dari balik mata sayup ini.
Baikkah kau di sana?
Aku terdiam.
Wajahmu terlintas di benakku.
~~
Suara tengah malam yang menyenangkan.
Apa kabar pagi yang menyejukkan?
Aku hanya rindu sapa itu.
8 April 2014
Setelah Sekian Waktu..
Assalammualaikum..
Ini udah lama banget yaa gak ngeblog begitu pun dengan nulis. Sudah sebulan lebih gak pernah post tulisan di blog ini. Ceritanya lagi sibuk banget dan males buat nulis maupun baca. Postingan terakhir itu saat masih di Palembang, lah sekarang udah hampir sebulan pulang ke rantauan. Lama banget yaa..
Jadi, ceritanya gini. Tanggal 5 Maret kemarin, aku kembali ke rantauan. Mulai deh aktivitas meski kuliah belom mulai minggu itu. Ada 3 acara waktu itu yang harus dilaksanakan dan sekarang sudah selesai semua. Pertama ada Musyawarah Anggota (Musang) LPM PROFESI. Kegiatannya sidang yang paling utama dengan hasil-hasil sidang yang menjadi acuan selama periode ini. Setelah Musang selesai, baru deh masuk kuliah dengan kesibukan kepanitiaan di dua acara. Ada ITEK 2014 sama CFCL 2014. Di ITEK masuk jajaran Steering Committee dan CFCL masuk di staf acara Organizing Committee. Cukup melelahkan memang tapi aku ingin mencoba sesekali.
Hasil semuanya adalah aku kelelahan sekali. Saat di satu acara berlangsung, aku terserang demam, batuk, dan flu. Walaupun dipaksakan untuk dateng ke acara, ada di suatu waktu aku harus istirahat. Saat ini pun, aku harus bed rest....
Untuk makan udah sesuai dengan yang diperlukan tubuh, tapi kalo istirahat kurang memang sangat berpengaruh. Saat Musang, aku baru tidur jam 1 dan jam 4 pagi. Hehehe. Begitu pun dengan kepanitiaan itu. Walau acara cepat selesai, banyak sekali yang harus dikerjakan sampai larut malam. Cukup di sini! ;)
Saat ini aku ingin fokus di dua hal. Kuliah dan dengan kegiatan di persma. Bismillah.. meski harus ada yang direlakan, aku ingin sehat dulu. Udah dulu ah.. ini curhatan yang gak jelas banget ya?
Jangan lupa istirahat!
Wassalammualaikum :)
Ini udah lama banget yaa gak ngeblog begitu pun dengan nulis. Sudah sebulan lebih gak pernah post tulisan di blog ini. Ceritanya lagi sibuk banget dan males buat nulis maupun baca. Postingan terakhir itu saat masih di Palembang, lah sekarang udah hampir sebulan pulang ke rantauan. Lama banget yaa..
Jadi, ceritanya gini. Tanggal 5 Maret kemarin, aku kembali ke rantauan. Mulai deh aktivitas meski kuliah belom mulai minggu itu. Ada 3 acara waktu itu yang harus dilaksanakan dan sekarang sudah selesai semua. Pertama ada Musyawarah Anggota (Musang) LPM PROFESI. Kegiatannya sidang yang paling utama dengan hasil-hasil sidang yang menjadi acuan selama periode ini. Setelah Musang selesai, baru deh masuk kuliah dengan kesibukan kepanitiaan di dua acara. Ada ITEK 2014 sama CFCL 2014. Di ITEK masuk jajaran Steering Committee dan CFCL masuk di staf acara Organizing Committee. Cukup melelahkan memang tapi aku ingin mencoba sesekali.
Hasil semuanya adalah aku kelelahan sekali. Saat di satu acara berlangsung, aku terserang demam, batuk, dan flu. Walaupun dipaksakan untuk dateng ke acara, ada di suatu waktu aku harus istirahat. Saat ini pun, aku harus bed rest....
Untuk makan udah sesuai dengan yang diperlukan tubuh, tapi kalo istirahat kurang memang sangat berpengaruh. Saat Musang, aku baru tidur jam 1 dan jam 4 pagi. Hehehe. Begitu pun dengan kepanitiaan itu. Walau acara cepat selesai, banyak sekali yang harus dikerjakan sampai larut malam. Cukup di sini! ;)
Saat ini aku ingin fokus di dua hal. Kuliah dan dengan kegiatan di persma. Bismillah.. meski harus ada yang direlakan, aku ingin sehat dulu. Udah dulu ah.. ini curhatan yang gak jelas banget ya?
Jangan lupa istirahat!
Wassalammualaikum :)
28 Februari 2014
Curahan di Akhir Februari
Selalu menjadi menyenangkan saat di rumah cuma lagi sama papa atau mama aja. Kenapa? Itulah waktu yang tepat untuk mengobrol banyak hal. Entah kosan, kuliah, ini, dan itu. Banyak sekali.Tapi kalau bepergian, aku selalu mengharapkan hanya satu mobil dengan papa dan mama. Hahaha. Jahat banget yaa? Tapi tetap menyenangkan kalo kami berlima (aku, mama, papa, adek, dan ayuk) berkumpul dan bepergian bersama.
Beberapa hari kemarin, ngobrol sama papa. Tentang kosan, dari listrik, pompa, internet, harga, fasilitas, ukuran kamar, dsbnya.. Semua jadi satu. Pengen bilang gini, "Tenang pa, anakmu ini anak teknik dengan segala keberaniannya benerin pipa lepas." Hal yang ingin aku sampaikan saat ngomongin pipa air yang lepas. Hahaha.
Kalo sama mama mah ngomonginnya juga tentang kosan, ada juga ngomongin bayaran, laundry, makan, usaha, sampe hal pekerjaan ke depan. Barusan abis ngobrol pekerjaan. Walaupun sudah dibahas sebelumnya, tetap menjadi topik yang menyenangkan. Aku makin serius aja.
Kalo di rumah juga ada si kucing-kucing unyu yang menyebalkan. Hehehe. Ada si dedek, si pungut (item), nuning, dan bibi. Ini lucu sekali. Paling manja adalah si dedek, kucing kampung cowok yang manjanya banget. Kelaperan terus, padahal udah makan berapa kali. Ckckkck..
Huahahaa. Ini hanya curcolan di rumah, liburan semester kali ini. :))
Ini ceritaku, ceritamu?
28 Februari 2014
Beberapa hari kemarin, ngobrol sama papa. Tentang kosan, dari listrik, pompa, internet, harga, fasilitas, ukuran kamar, dsbnya.. Semua jadi satu. Pengen bilang gini, "Tenang pa, anakmu ini anak teknik dengan segala keberaniannya benerin pipa lepas." Hal yang ingin aku sampaikan saat ngomongin pipa air yang lepas. Hahaha.
Kalo sama mama mah ngomonginnya juga tentang kosan, ada juga ngomongin bayaran, laundry, makan, usaha, sampe hal pekerjaan ke depan. Barusan abis ngobrol pekerjaan. Walaupun sudah dibahas sebelumnya, tetap menjadi topik yang menyenangkan. Aku makin serius aja.
Kalo di rumah juga ada si kucing-kucing unyu yang menyebalkan. Hehehe. Ada si dedek, si pungut (item), nuning, dan bibi. Ini lucu sekali. Paling manja adalah si dedek, kucing kampung cowok yang manjanya banget. Kelaperan terus, padahal udah makan berapa kali. Ckckkck..
Huahahaa. Ini hanya curcolan di rumah, liburan semester kali ini. :))
Ini ceritaku, ceritamu?
28 Februari 2014
24 Februari 2014
Februari dengan Banyak Hal
*Secondhand Serenade play*
Februari ternyata sudah hampir akhir saja dan aku masih belum banyak melakukan hal yang harus aku lakukan. Aku yang masih males dengan resolusiku. Ada satu hal yang aku pikirkan saat ini. Aku ingin fokus dengan kuliahku. Ternyata ada banyak tuntutan dalam diri ini atas pilihanku.
Mari aku ceritakan sesuatu tentang kegalauan ini.
Saat ini, aku sedang liburan semester 3 dan bulan depan aku sudah masuk ke semester 4. Aku masih duduk nyaman di rumah, kampung halaman. Aku merasa semester depan adalah awal kesibukan dan keseriusanku. Aku sudah memikirkan banyak hal. Mau kemanakah aku? Ada apa saja yang harus aku lewati sebelum akhir? Ya.. sudah terlalu banyak. Akhirnya pun aku harus menentukan pilihanku setelah aku lulus kuliah. Aku telah memutuskan, aku akan bekerja. Tapi bukan menjadi pekerja selamanya.
Ini impianku tentang pekerjaanku.
1. jadi dosen Teknik Kimia. Aku curahkan ke mbakku. Katanya, aku tandanya harus S2 dulu untuk mendaftar sebagai dosen. Baiklah, aku setuju itu.
2. kerja di perusahaan besar. Aku bilang ke mama tentang hal ini. Pertama, aku katakan ingin bekerja di daerah timur Indonesia sana. Kata mama, itu kejauhan dan penduduk di sana tidak sesuai dan mama tidak setuju. Kedua, aku katakan di Riau. Mama bilang biaya hidup di sana mahal walaupun aku katakan gaji yang didapat juga sesuai, beliau juga tidak. Rasanya... menyesakkan sekali. Aku katakan juga dengan mbakku, dia mendukung keputusanku. Begitulah aku mengartikannya.
Itu 2 poin impianku setelah beberapa minggu di rumah. Aku telah merencanakan untuk tetap tinggal jauh setelah aku lulus SMA. Aku ingin menjejakkan kakiku dan menyampaikan ilmuku ke banyak orang. Aku bukan ingin meninggalkan kedua orang tua dan keluarga, hanya ingin merealisasikan mimpiku. Tapi sejak di rumah, kepulanganku saat ini, aku cukup berbeda. Aku yang biasanya akan menjauh saat ada sesuatu yang membuatku muak, kini aku hanya ingin duduk mendengarkan. Aku sudah cukup akur dengan saudaraku dan aku sudah banyak mengerti tentang banyak hal yang banyak aku lewatkan.
Aku yang dirantau, pulang hanya 6 bulan sekali. Memang banyak sekali yang aku lewatkan. Aku yang biasanya terlalu takut, kini aku sudah bisa menghadapi perasaanku dan menempatkan sikapku. Kini, aku terlalu takut untuk pulang lagi. Aku rasa, aku nyaman. Terima kasih, Tuhan.
28 Januari 2014
Curhat ditengah Polimer
Ya! Ternyata hari ini sudah menunjukkan tanggal 28 Januari 2014. Artinya aku sudah hampir membuang satu bulan berharga (lagi). Artinya, ada hal yang belum aku siapkan dengan baik. Ngomongin apa sih? Ini loh, ngomongin Resolusi 2014. Hahahaha..
Btw, masih sampai saat ini aku masih berkutat dengan ujian akhir semester (UAS) ganjil. Di saat mahasiswa lain sudah menikmati liburan mereka atau yang sudah masuk ke semester selanjutnya (read: adekku bro) dan aku masih 'main dan belajar' dengan materi kuliah. Ngebayangin UAS aja udah males banget rasanya, tapi ya apa daya......
Jadi ya gini, aku masih punya 3 mata kuliah lagi yang harus diujikan dan akan berakhir tanggal 3 Februari 2014. Itu lama banget. Besok aja temen kos udah ada yang balik ke kampung halaman, seorang lagi sudah siap dengan rencana jalan-jalannya, dan satu lagi sedang siap-siap dengan tiket dan keperluan jalan-jalan. Wuuuhh.. dan aku?
Baiklah aku ceritakan sesuatu.
Jadi, semester ini, aku juga pulang ke kampung halaman. Tapi sebenernya aku juga males, mungkin mama papa ayuk adek kangen kali ya sama aku? Hehehe.. semoga! So, aku selalu pulang saat libur semester. Aku di Jogja udah hampir satu setengah tahun loh. Kadang kaget juga, betah, dan demen banget di Jogja yang istimewa sekali ini. *mulai lebay*. Tak apa toh? wong aku emang mimpinya melanjutkan pendidikan di kota pelajar dan istimewa ini. :)
Hmm... terus apalagi ya? Sebenernya aku juga bosen aja sih. Ujian besok pagi adalah Teknologi Polimer. Makul apa tuh? Ujian jenis apa itu? Hahaha.. kalo boleh menjelaskan, contohnya teknik pembuatan ban. Namanya proses vulkanisasi. Polimernya itu isoprena dan karena yang dipake banyak, namanya jadi poliisoprena. Ada struktur sama sifat polimer juga. *semoga pada ngerti ya?*
Udahan ah. Mau lanjut belajar dulu... #hugs
Btw, masih sampai saat ini aku masih berkutat dengan ujian akhir semester (UAS) ganjil. Di saat mahasiswa lain sudah menikmati liburan mereka atau yang sudah masuk ke semester selanjutnya (read: adekku bro) dan aku masih 'main dan belajar' dengan materi kuliah. Ngebayangin UAS aja udah males banget rasanya, tapi ya apa daya......
Jadi ya gini, aku masih punya 3 mata kuliah lagi yang harus diujikan dan akan berakhir tanggal 3 Februari 2014. Itu lama banget. Besok aja temen kos udah ada yang balik ke kampung halaman, seorang lagi sudah siap dengan rencana jalan-jalannya, dan satu lagi sedang siap-siap dengan tiket dan keperluan jalan-jalan. Wuuuhh.. dan aku?
Baiklah aku ceritakan sesuatu.
Jadi, semester ini, aku juga pulang ke kampung halaman. Tapi sebenernya aku juga males, mungkin mama papa ayuk adek kangen kali ya sama aku? Hehehe.. semoga! So, aku selalu pulang saat libur semester. Aku di Jogja udah hampir satu setengah tahun loh. Kadang kaget juga, betah, dan demen banget di Jogja yang istimewa sekali ini. *mulai lebay*. Tak apa toh? wong aku emang mimpinya melanjutkan pendidikan di kota pelajar dan istimewa ini. :)
Hmm... terus apalagi ya? Sebenernya aku juga bosen aja sih. Ujian besok pagi adalah Teknologi Polimer. Makul apa tuh? Ujian jenis apa itu? Hahaha.. kalo boleh menjelaskan, contohnya teknik pembuatan ban. Namanya proses vulkanisasi. Polimernya itu isoprena dan karena yang dipake banyak, namanya jadi poliisoprena. Ada struktur sama sifat polimer juga. *semoga pada ngerti ya?*
Udahan ah. Mau lanjut belajar dulu... #hugs
26 Januari 2014
Kacamataku dan Aku
Baiklah, malam ini aku akan bercerita sedikit. Rasanya sudah lama aku tidak ada niatan untuk mengurusi blog ini. Baru berapa postingan yang aku post bulan ini, padahal sudah hampir penghujung bulan.
Mari bacalah ceritaku sejenak.
***
Sekitar satu bulan lalu, aku mulai merasakan pusing yang berlebihan dan aku selalu kesakitan. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk berkunjung ke dokter dan ternyata benar dugaanku. Semua berasal dari mataku. Mataku yang mulai lelah karena selalu dipaksa untuk melihat dengan normal. Aku disarankan untuk segera periksa ke dokter mata.
Hari itu, hari minggu. Aku memutuskan pergi ke dokter mata ditemani seorang sahabat. Setelah daftar dan pemeriksaan awal, benar saja, dokter langsung menyuruhku memakai kacamata dan saat itulah, aku tahu. Aku memang harus berkacamata.
Hingga hari ini, aku sudah terbiasa dengan kacamata ini. Rasanya ada yang tertinggal saat aku harus meninggalkannya atau memang tertinggal di kosan. Aneh saja rasanya. Benar kata dokter mataku, awalnya memang tidak terbiasa tapi lama kelamaan akan terbiasa. Ya, bisa saja dokter itu.
Ah ya, kacamata yang aku pilih untuk menemaniku sampai satu tahun kedepan adalah yang bermodel biasa saja dan warnanya gradasi hitam-cokelat. Saat aku mencari kacamata ini, aku sudah suka dengannya sejak awal. Kenapa? karena modelnya sederhana dan cukup nyaman saat aku memakainya. Sejak berkacamata pun, aku mulai nyaman dengan penglihatanku. Ada perbedaan saat aku menggunakan kacamata dan tidak untuk melihat. Aku memiliki mata astigmatisma (silinder).
** Perbedaan Mata Minus dan Silinder
Aku suka penampilanku dengan kacamata ini dan menjadi sedikit narsis. :D
Sudah dulu ceritaku hari ini.
Apa ceritamu?
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/V
Mari bacalah ceritaku sejenak.
***
Sekitar satu bulan lalu, aku mulai merasakan pusing yang berlebihan dan aku selalu kesakitan. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk berkunjung ke dokter dan ternyata benar dugaanku. Semua berasal dari mataku. Mataku yang mulai lelah karena selalu dipaksa untuk melihat dengan normal. Aku disarankan untuk segera periksa ke dokter mata.
Hari itu, hari minggu. Aku memutuskan pergi ke dokter mata ditemani seorang sahabat. Setelah daftar dan pemeriksaan awal, benar saja, dokter langsung menyuruhku memakai kacamata dan saat itulah, aku tahu. Aku memang harus berkacamata.
Hingga hari ini, aku sudah terbiasa dengan kacamata ini. Rasanya ada yang tertinggal saat aku harus meninggalkannya atau memang tertinggal di kosan. Aneh saja rasanya. Benar kata dokter mataku, awalnya memang tidak terbiasa tapi lama kelamaan akan terbiasa. Ya, bisa saja dokter itu.
Ah ya, kacamata yang aku pilih untuk menemaniku sampai satu tahun kedepan adalah yang bermodel biasa saja dan warnanya gradasi hitam-cokelat. Saat aku mencari kacamata ini, aku sudah suka dengannya sejak awal. Kenapa? karena modelnya sederhana dan cukup nyaman saat aku memakainya. Sejak berkacamata pun, aku mulai nyaman dengan penglihatanku. Ada perbedaan saat aku menggunakan kacamata dan tidak untuk melihat. Aku memiliki mata astigmatisma (silinder).
** Perbedaan Mata Minus dan Silinder
Aku suka penampilanku dengan kacamata ini dan menjadi sedikit narsis. :D
![]() |
| Ini si adek kecil dengan pipinya yang chubby dan si kacamata :)) |
Apa ceritamu?
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/V
Mata Astigmatisma (Silinder)
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/
INOVASI TEKNOLOGI 2014
Let's join us!! INOVASI TEKNOLOGI 2014
Lomba Karya Tulis Ilmiah (untuk mahasiswa/i aktif S1 dan D3 perguruan tinggi se-Jawa)
Seminar Nasional (untuk mahasiswa dan umum)
Presented by HMTK-TT Faculty of Industrial Technology Islamic University of Indonesia
Bantu share yaa...
terima kasih
Lomba Karya Tulis Ilmiah (untuk mahasiswa/i aktif S1 dan D3 perguruan tinggi se-Jawa)
Seminar Nasional (untuk mahasiswa dan umum)
Presented by HMTK-TT Faculty of Industrial Technology Islamic University of Indonesia
Bantu share yaa...
terima kasih
More info : ITEK 2014
25 Januari 2014
Tanpa Kata Rindu
Tanpa kata itu,
aku tak bisa menyampaikan harapanku padanya.
aku bela diriku, bisa.
aku tak bisa menyampaikan harapanku padanya.
aku bela diriku, bisa.
Tanpa kata itu,
aku senyapkan semuanya.
aku terlantarkan semua yang menusuk ini.
Tanpa kata itu,
aku tahan air mataku untuknya.
bukan hanya dia, banyak orang.
*do'a hampir malam...
7 Januari 2014
Selamat Ulang Tahun
Dear sahabat kesayangan,
Selamat pagi, siang, sore, dan malam. Aku tidak tahu kapan surat ini akan sampai padamu. Aku harap secepatnya. :) apa kabarmu? semoga kamu selalu sehat ya. Aku rindu kamu. Hari ini umurmu bertambah satu tahun lagi dan tak terasa juga, kita sudah berkenalan sejak lama. Maaf, aku tak bersamamu di hari ulang tahunmu. Asalkan kamu tahu, aku selalu mendoakanmu. Aku juga merindukanmu. Aku juga mengharapkan pelukanmu sejenak. Ah.. betapa sesaknya rindu ini kalau aku mengingatmu. Mengingat yang lain juga. Aku mulai sedih.
Hati ini tidak pernah berbohong ingin segera berjumpa lagi denganmu. Rasanya sudah bertahun-tahun kita tak berjumpa. Beberapa bulan lalu, iya kita berjumpa dan rasanya itu sudah lama sekali. Kamu di pulau seberang, apakah merindukanku juga? aku tak mengharapkannya memang, tapi aku ingin kamu mengingatku saja. Itu sudah cukup bagiku.
Sahabat, kembali aku katakan. Aku merindukanmu. Aku ingin berjumpa denganmu. Maaf aku belum sempat memberimu hadiah ulang tahunmu, ucapan selamat secara langsung, menyapamu lagi.
Selamat ulang tahun, sayang. Semoga sehat selalu, sukses, semakin disayang keluarga dan banyak orang, dan menjadi manusia yang lebih bermanfaat di dunia dan akhirat. Amin.
Sekian dulu suratku ini. Mungkin mengagetkanmu. Aku hanya ingin menyampaikan isi hatiku. Maaf kalau terlalu berlebihan. :) sampai jumpa.
Salam,
Sahabatmu,
Reiny
07/01/2014
Selamat pagi, siang, sore, dan malam. Aku tidak tahu kapan surat ini akan sampai padamu. Aku harap secepatnya. :) apa kabarmu? semoga kamu selalu sehat ya. Aku rindu kamu. Hari ini umurmu bertambah satu tahun lagi dan tak terasa juga, kita sudah berkenalan sejak lama. Maaf, aku tak bersamamu di hari ulang tahunmu. Asalkan kamu tahu, aku selalu mendoakanmu. Aku juga merindukanmu. Aku juga mengharapkan pelukanmu sejenak. Ah.. betapa sesaknya rindu ini kalau aku mengingatmu. Mengingat yang lain juga. Aku mulai sedih.
Hati ini tidak pernah berbohong ingin segera berjumpa lagi denganmu. Rasanya sudah bertahun-tahun kita tak berjumpa. Beberapa bulan lalu, iya kita berjumpa dan rasanya itu sudah lama sekali. Kamu di pulau seberang, apakah merindukanku juga? aku tak mengharapkannya memang, tapi aku ingin kamu mengingatku saja. Itu sudah cukup bagiku.
Sahabat, kembali aku katakan. Aku merindukanmu. Aku ingin berjumpa denganmu. Maaf aku belum sempat memberimu hadiah ulang tahunmu, ucapan selamat secara langsung, menyapamu lagi.
Selamat ulang tahun, sayang. Semoga sehat selalu, sukses, semakin disayang keluarga dan banyak orang, dan menjadi manusia yang lebih bermanfaat di dunia dan akhirat. Amin.
Sekian dulu suratku ini. Mungkin mengagetkanmu. Aku hanya ingin menyampaikan isi hatiku. Maaf kalau terlalu berlebihan. :) sampai jumpa.
Salam,
Sahabatmu,
Reiny
07/01/2014
Pagi, Kamu.
Melangkah bersama di hari yang masih pagi sekali.
Badan menggigil.
Kamu tahu alasanku berada di sini?
Aku ingin menyapamu.
Sapamu yang sudah lalu, tepatnya sudah lama sekali aku tak menyapamu.
Pagi yang dingin ini, kita melangkahkan kaki bersama.
Untuk satu tujuan, awal melangkah.
Ada banyak yang ingin aku sapa,
tapi kamulah tujuan utamaku.
Hai pagi.
Aku hanya ingin menyapamu.
Sampaikan salamku untuknya, pagi.
Badan menggigil.
Kamu tahu alasanku berada di sini?
Aku ingin menyapamu.
Sapamu yang sudah lalu, tepatnya sudah lama sekali aku tak menyapamu.
Pagi yang dingin ini, kita melangkahkan kaki bersama.
Untuk satu tujuan, awal melangkah.
Ada banyak yang ingin aku sapa,
tapi kamulah tujuan utamaku.
Hai pagi.
Aku hanya ingin menyapamu.
Sampaikan salamku untuknya, pagi.
![]() | |||
| PETA, September 2013 |
3 Januari 2014
Resolusi 2014
Sejenak kemudian mengingat apa itu resolusi sebenarnya, karena sejak kemarin sudah banyak yang bertanya tentang resolusi di tahun 2014 ini. Ini pengerian resolusi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :
Teringat kembali ke tahun 2013, tidak ada resolusi pasti yang ingin dilakukan dan diimpikan yang direncanakan. Satu tahun kebelakang banyak sekali menyimpan kenangan yang indah. Dari bertemu teman-teman, keluarga, sahabat, dan banyak hal baru yang didapatkan.
Hari ini aku mengingat satu hal yang ingin aku wujudkan tahun ini, yaitu menerbitkan buku. Buku yang bersumber dari karya-karyaku. Aku ingin sekali mengabadikannya. Walaupun masih belajar, entah kenapa aku ingin sekali menghargai diriku sendiri. Mungkin untuk meyakini diriku sendiri.
Aku yang masih harus banyak menyadari, merasa kurang percaya diri. Tapi entah kenapa, beberapa orang di sekitar banyak yang membantu meyakinkan. :) Ah senang sekali rasanya. Aku sedang berjuang untuk meyakinkan diriku sendiri bersama dengan pernyataan tentang resolusi tahun ini. Aku punya waktu 10 bulan lagi untuk mewujudkan resolusi itu, Insya Allah.
Ini mungkin postingan pembuka di tahun 2014 ini. Aku sudah melewatkan banyak hal tahun lalu, di blog ini juga. Semoga semakin hari semakin baik. Selamat tahun baru masehi 2014.
Tetaplah bahagia sahabat.
Salam,
Reiny
Resolusi : putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal.Pengertian secara sederhana menurutku dalam bahasa sederhana adalah sesuatu hal yang ingin dicapai pada tahun ini. Sesuatu yang diimpikan.
Teringat kembali ke tahun 2013, tidak ada resolusi pasti yang ingin dilakukan dan diimpikan yang direncanakan. Satu tahun kebelakang banyak sekali menyimpan kenangan yang indah. Dari bertemu teman-teman, keluarga, sahabat, dan banyak hal baru yang didapatkan.
Hari ini aku mengingat satu hal yang ingin aku wujudkan tahun ini, yaitu menerbitkan buku. Buku yang bersumber dari karya-karyaku. Aku ingin sekali mengabadikannya. Walaupun masih belajar, entah kenapa aku ingin sekali menghargai diriku sendiri. Mungkin untuk meyakini diriku sendiri.
Aku yang masih harus banyak menyadari, merasa kurang percaya diri. Tapi entah kenapa, beberapa orang di sekitar banyak yang membantu meyakinkan. :) Ah senang sekali rasanya. Aku sedang berjuang untuk meyakinkan diriku sendiri bersama dengan pernyataan tentang resolusi tahun ini. Aku punya waktu 10 bulan lagi untuk mewujudkan resolusi itu, Insya Allah.
Ini mungkin postingan pembuka di tahun 2014 ini. Aku sudah melewatkan banyak hal tahun lalu, di blog ini juga. Semoga semakin hari semakin baik. Selamat tahun baru masehi 2014.
Tetaplah bahagia sahabat.
Salam,
Reiny
Langganan:
Komentar (Atom)



