Ya! Ternyata hari ini sudah menunjukkan tanggal 28 Januari 2014. Artinya aku sudah hampir membuang satu bulan berharga (lagi). Artinya, ada hal yang belum aku siapkan dengan baik. Ngomongin apa sih? Ini loh, ngomongin Resolusi 2014. Hahahaha..
Btw, masih sampai saat ini aku masih berkutat dengan ujian akhir semester (UAS) ganjil. Di saat mahasiswa lain sudah menikmati liburan mereka atau yang sudah masuk ke semester selanjutnya (read: adekku bro) dan aku masih 'main dan belajar' dengan materi kuliah. Ngebayangin UAS aja udah males banget rasanya, tapi ya apa daya......
Jadi ya gini, aku masih punya 3 mata kuliah lagi yang harus diujikan dan akan berakhir tanggal 3 Februari 2014. Itu lama banget. Besok aja temen kos udah ada yang balik ke kampung halaman, seorang lagi sudah siap dengan rencana jalan-jalannya, dan satu lagi sedang siap-siap dengan tiket dan keperluan jalan-jalan. Wuuuhh.. dan aku?
Baiklah aku ceritakan sesuatu.
Jadi, semester ini, aku juga pulang ke kampung halaman. Tapi sebenernya aku juga males, mungkin mama papa ayuk adek kangen kali ya sama aku? Hehehe.. semoga! So, aku selalu pulang saat libur semester. Aku di Jogja udah hampir satu setengah tahun loh. Kadang kaget juga, betah, dan demen banget di Jogja yang istimewa sekali ini. *mulai lebay*. Tak apa toh? wong aku emang mimpinya melanjutkan pendidikan di kota pelajar dan istimewa ini. :)
Hmm... terus apalagi ya? Sebenernya aku juga bosen aja sih. Ujian besok pagi adalah Teknologi Polimer. Makul apa tuh? Ujian jenis apa itu? Hahaha.. kalo boleh menjelaskan, contohnya teknik pembuatan ban. Namanya proses vulkanisasi. Polimernya itu isoprena dan karena yang dipake banyak, namanya jadi poliisoprena. Ada struktur sama sifat polimer juga. *semoga pada ngerti ya?*
Udahan ah. Mau lanjut belajar dulu... #hugs
28 Januari 2014
26 Januari 2014
Kacamataku dan Aku
Baiklah, malam ini aku akan bercerita sedikit. Rasanya sudah lama aku tidak ada niatan untuk mengurusi blog ini. Baru berapa postingan yang aku post bulan ini, padahal sudah hampir penghujung bulan.
Mari bacalah ceritaku sejenak.
***
Sekitar satu bulan lalu, aku mulai merasakan pusing yang berlebihan dan aku selalu kesakitan. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk berkunjung ke dokter dan ternyata benar dugaanku. Semua berasal dari mataku. Mataku yang mulai lelah karena selalu dipaksa untuk melihat dengan normal. Aku disarankan untuk segera periksa ke dokter mata.
Hari itu, hari minggu. Aku memutuskan pergi ke dokter mata ditemani seorang sahabat. Setelah daftar dan pemeriksaan awal, benar saja, dokter langsung menyuruhku memakai kacamata dan saat itulah, aku tahu. Aku memang harus berkacamata.
Hingga hari ini, aku sudah terbiasa dengan kacamata ini. Rasanya ada yang tertinggal saat aku harus meninggalkannya atau memang tertinggal di kosan. Aneh saja rasanya. Benar kata dokter mataku, awalnya memang tidak terbiasa tapi lama kelamaan akan terbiasa. Ya, bisa saja dokter itu.
Ah ya, kacamata yang aku pilih untuk menemaniku sampai satu tahun kedepan adalah yang bermodel biasa saja dan warnanya gradasi hitam-cokelat. Saat aku mencari kacamata ini, aku sudah suka dengannya sejak awal. Kenapa? karena modelnya sederhana dan cukup nyaman saat aku memakainya. Sejak berkacamata pun, aku mulai nyaman dengan penglihatanku. Ada perbedaan saat aku menggunakan kacamata dan tidak untuk melihat. Aku memiliki mata astigmatisma (silinder).
** Perbedaan Mata Minus dan Silinder
Aku suka penampilanku dengan kacamata ini dan menjadi sedikit narsis. :D
Sudah dulu ceritaku hari ini.
Apa ceritamu?
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/V
Mari bacalah ceritaku sejenak.
***
Sekitar satu bulan lalu, aku mulai merasakan pusing yang berlebihan dan aku selalu kesakitan. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk berkunjung ke dokter dan ternyata benar dugaanku. Semua berasal dari mataku. Mataku yang mulai lelah karena selalu dipaksa untuk melihat dengan normal. Aku disarankan untuk segera periksa ke dokter mata.
Hari itu, hari minggu. Aku memutuskan pergi ke dokter mata ditemani seorang sahabat. Setelah daftar dan pemeriksaan awal, benar saja, dokter langsung menyuruhku memakai kacamata dan saat itulah, aku tahu. Aku memang harus berkacamata.
Hingga hari ini, aku sudah terbiasa dengan kacamata ini. Rasanya ada yang tertinggal saat aku harus meninggalkannya atau memang tertinggal di kosan. Aneh saja rasanya. Benar kata dokter mataku, awalnya memang tidak terbiasa tapi lama kelamaan akan terbiasa. Ya, bisa saja dokter itu.
Ah ya, kacamata yang aku pilih untuk menemaniku sampai satu tahun kedepan adalah yang bermodel biasa saja dan warnanya gradasi hitam-cokelat. Saat aku mencari kacamata ini, aku sudah suka dengannya sejak awal. Kenapa? karena modelnya sederhana dan cukup nyaman saat aku memakainya. Sejak berkacamata pun, aku mulai nyaman dengan penglihatanku. Ada perbedaan saat aku menggunakan kacamata dan tidak untuk melihat. Aku memiliki mata astigmatisma (silinder).
** Perbedaan Mata Minus dan Silinder
Aku suka penampilanku dengan kacamata ini dan menjadi sedikit narsis. :D
![]() |
| Ini si adek kecil dengan pipinya yang chubby dan si kacamata :)) |
Apa ceritamu?
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/V
Mata Astigmatisma (Silinder)
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/
Source: https://www.optikmelawai.com/eye_info/perbedaan-mata-minus-dan-silinder/144/
INOVASI TEKNOLOGI 2014
Let's join us!! INOVASI TEKNOLOGI 2014
Lomba Karya Tulis Ilmiah (untuk mahasiswa/i aktif S1 dan D3 perguruan tinggi se-Jawa)
Seminar Nasional (untuk mahasiswa dan umum)
Presented by HMTK-TT Faculty of Industrial Technology Islamic University of Indonesia
Bantu share yaa...
terima kasih
Lomba Karya Tulis Ilmiah (untuk mahasiswa/i aktif S1 dan D3 perguruan tinggi se-Jawa)
Seminar Nasional (untuk mahasiswa dan umum)
Presented by HMTK-TT Faculty of Industrial Technology Islamic University of Indonesia
Bantu share yaa...
terima kasih
More info : ITEK 2014
25 Januari 2014
Tanpa Kata Rindu
Tanpa kata itu,
aku tak bisa menyampaikan harapanku padanya.
aku bela diriku, bisa.
aku tak bisa menyampaikan harapanku padanya.
aku bela diriku, bisa.
Tanpa kata itu,
aku senyapkan semuanya.
aku terlantarkan semua yang menusuk ini.
Tanpa kata itu,
aku tahan air mataku untuknya.
bukan hanya dia, banyak orang.
*do'a hampir malam...
7 Januari 2014
Selamat Ulang Tahun
Dear sahabat kesayangan,
Selamat pagi, siang, sore, dan malam. Aku tidak tahu kapan surat ini akan sampai padamu. Aku harap secepatnya. :) apa kabarmu? semoga kamu selalu sehat ya. Aku rindu kamu. Hari ini umurmu bertambah satu tahun lagi dan tak terasa juga, kita sudah berkenalan sejak lama. Maaf, aku tak bersamamu di hari ulang tahunmu. Asalkan kamu tahu, aku selalu mendoakanmu. Aku juga merindukanmu. Aku juga mengharapkan pelukanmu sejenak. Ah.. betapa sesaknya rindu ini kalau aku mengingatmu. Mengingat yang lain juga. Aku mulai sedih.
Hati ini tidak pernah berbohong ingin segera berjumpa lagi denganmu. Rasanya sudah bertahun-tahun kita tak berjumpa. Beberapa bulan lalu, iya kita berjumpa dan rasanya itu sudah lama sekali. Kamu di pulau seberang, apakah merindukanku juga? aku tak mengharapkannya memang, tapi aku ingin kamu mengingatku saja. Itu sudah cukup bagiku.
Sahabat, kembali aku katakan. Aku merindukanmu. Aku ingin berjumpa denganmu. Maaf aku belum sempat memberimu hadiah ulang tahunmu, ucapan selamat secara langsung, menyapamu lagi.
Selamat ulang tahun, sayang. Semoga sehat selalu, sukses, semakin disayang keluarga dan banyak orang, dan menjadi manusia yang lebih bermanfaat di dunia dan akhirat. Amin.
Sekian dulu suratku ini. Mungkin mengagetkanmu. Aku hanya ingin menyampaikan isi hatiku. Maaf kalau terlalu berlebihan. :) sampai jumpa.
Salam,
Sahabatmu,
Reiny
07/01/2014
Selamat pagi, siang, sore, dan malam. Aku tidak tahu kapan surat ini akan sampai padamu. Aku harap secepatnya. :) apa kabarmu? semoga kamu selalu sehat ya. Aku rindu kamu. Hari ini umurmu bertambah satu tahun lagi dan tak terasa juga, kita sudah berkenalan sejak lama. Maaf, aku tak bersamamu di hari ulang tahunmu. Asalkan kamu tahu, aku selalu mendoakanmu. Aku juga merindukanmu. Aku juga mengharapkan pelukanmu sejenak. Ah.. betapa sesaknya rindu ini kalau aku mengingatmu. Mengingat yang lain juga. Aku mulai sedih.
Hati ini tidak pernah berbohong ingin segera berjumpa lagi denganmu. Rasanya sudah bertahun-tahun kita tak berjumpa. Beberapa bulan lalu, iya kita berjumpa dan rasanya itu sudah lama sekali. Kamu di pulau seberang, apakah merindukanku juga? aku tak mengharapkannya memang, tapi aku ingin kamu mengingatku saja. Itu sudah cukup bagiku.
Sahabat, kembali aku katakan. Aku merindukanmu. Aku ingin berjumpa denganmu. Maaf aku belum sempat memberimu hadiah ulang tahunmu, ucapan selamat secara langsung, menyapamu lagi.
Selamat ulang tahun, sayang. Semoga sehat selalu, sukses, semakin disayang keluarga dan banyak orang, dan menjadi manusia yang lebih bermanfaat di dunia dan akhirat. Amin.
Sekian dulu suratku ini. Mungkin mengagetkanmu. Aku hanya ingin menyampaikan isi hatiku. Maaf kalau terlalu berlebihan. :) sampai jumpa.
Salam,
Sahabatmu,
Reiny
07/01/2014
Pagi, Kamu.
Melangkah bersama di hari yang masih pagi sekali.
Badan menggigil.
Kamu tahu alasanku berada di sini?
Aku ingin menyapamu.
Sapamu yang sudah lalu, tepatnya sudah lama sekali aku tak menyapamu.
Pagi yang dingin ini, kita melangkahkan kaki bersama.
Untuk satu tujuan, awal melangkah.
Ada banyak yang ingin aku sapa,
tapi kamulah tujuan utamaku.
Hai pagi.
Aku hanya ingin menyapamu.
Sampaikan salamku untuknya, pagi.
Badan menggigil.
Kamu tahu alasanku berada di sini?
Aku ingin menyapamu.
Sapamu yang sudah lalu, tepatnya sudah lama sekali aku tak menyapamu.
Pagi yang dingin ini, kita melangkahkan kaki bersama.
Untuk satu tujuan, awal melangkah.
Ada banyak yang ingin aku sapa,
tapi kamulah tujuan utamaku.
Hai pagi.
Aku hanya ingin menyapamu.
Sampaikan salamku untuknya, pagi.
![]() | |||
| PETA, September 2013 |
3 Januari 2014
Resolusi 2014
Sejenak kemudian mengingat apa itu resolusi sebenarnya, karena sejak kemarin sudah banyak yang bertanya tentang resolusi di tahun 2014 ini. Ini pengerian resolusi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :
Teringat kembali ke tahun 2013, tidak ada resolusi pasti yang ingin dilakukan dan diimpikan yang direncanakan. Satu tahun kebelakang banyak sekali menyimpan kenangan yang indah. Dari bertemu teman-teman, keluarga, sahabat, dan banyak hal baru yang didapatkan.
Hari ini aku mengingat satu hal yang ingin aku wujudkan tahun ini, yaitu menerbitkan buku. Buku yang bersumber dari karya-karyaku. Aku ingin sekali mengabadikannya. Walaupun masih belajar, entah kenapa aku ingin sekali menghargai diriku sendiri. Mungkin untuk meyakini diriku sendiri.
Aku yang masih harus banyak menyadari, merasa kurang percaya diri. Tapi entah kenapa, beberapa orang di sekitar banyak yang membantu meyakinkan. :) Ah senang sekali rasanya. Aku sedang berjuang untuk meyakinkan diriku sendiri bersama dengan pernyataan tentang resolusi tahun ini. Aku punya waktu 10 bulan lagi untuk mewujudkan resolusi itu, Insya Allah.
Ini mungkin postingan pembuka di tahun 2014 ini. Aku sudah melewatkan banyak hal tahun lalu, di blog ini juga. Semoga semakin hari semakin baik. Selamat tahun baru masehi 2014.
Tetaplah bahagia sahabat.
Salam,
Reiny
Resolusi : putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal.Pengertian secara sederhana menurutku dalam bahasa sederhana adalah sesuatu hal yang ingin dicapai pada tahun ini. Sesuatu yang diimpikan.
Teringat kembali ke tahun 2013, tidak ada resolusi pasti yang ingin dilakukan dan diimpikan yang direncanakan. Satu tahun kebelakang banyak sekali menyimpan kenangan yang indah. Dari bertemu teman-teman, keluarga, sahabat, dan banyak hal baru yang didapatkan.
Hari ini aku mengingat satu hal yang ingin aku wujudkan tahun ini, yaitu menerbitkan buku. Buku yang bersumber dari karya-karyaku. Aku ingin sekali mengabadikannya. Walaupun masih belajar, entah kenapa aku ingin sekali menghargai diriku sendiri. Mungkin untuk meyakini diriku sendiri.
Aku yang masih harus banyak menyadari, merasa kurang percaya diri. Tapi entah kenapa, beberapa orang di sekitar banyak yang membantu meyakinkan. :) Ah senang sekali rasanya. Aku sedang berjuang untuk meyakinkan diriku sendiri bersama dengan pernyataan tentang resolusi tahun ini. Aku punya waktu 10 bulan lagi untuk mewujudkan resolusi itu, Insya Allah.
Ini mungkin postingan pembuka di tahun 2014 ini. Aku sudah melewatkan banyak hal tahun lalu, di blog ini juga. Semoga semakin hari semakin baik. Selamat tahun baru masehi 2014.
Tetaplah bahagia sahabat.
Salam,
Reiny
Langganan:
Komentar (Atom)



