14 November 2015

Rei: Kantuk, Rindu, dan Tunggu

Menjadi sebuah pertanyaan ketika seseorang jatuh tertidur lelap. Rasa kantuk yang banyak kah? Atau karena kelelahan? Apa hanya bosan menunggu? Bisa jadi semuanya menjadi alasan.

Lalu ada lagi. Ketika ingin sekali bertemu. Karena rindu? Entah. Hanya ingin bertemu. Rindu bisa jadi alasan tapi seringkali tidak bisa langsung diungkapkan,  hanya akan ada alasan tidak logis yang dibuat.

Ada apa denganmu rei? Aku sedang mengantuk sekarang, karena sedang menunggu. Seorang mahasiswa hampir akhir menghabiskan sabtunya di sebuah laboratorium kampus dan sedang menunggu. Menunggu beberapa milimeter minyak yang sangat ditunggu kehadirannya dan menunggu beberapa orang di dalam hati yang kadang tidak nyaman.

Mataku sudah hampir terlelap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar