19 Juni 2013

Masih.

sebuah nama. sebuah rasa. dua bola mata yang menenangkan. indah. tapi sejenak sayu untuk melihatnya.
aku duduk, coba menatap lagi. lelah. kemudian mundur. 
selangkah sudah. selangkah lagi hari ini.
hal yang bodoh bukan? aku terharu. membiarkan rasa itu menyinari.
ah, sudahlah. aku tidak menyerah. aku mundur.
aku menghilang? tidak. hanya mundur.
bukankah mudah menyampaikan sebuah rasa? mungkin juga tidak.
ya sudahlah..
layaknya batu-batu yang memecah ombak. masih sabar menanti kedatangan ombak. lebih besar.
terus memecah. tapi tidak akan selalu.
suatu waktu akan berbeda. hanya satu masa dan waktu.

nb: masih terinspirasi dari mbak intan :)

Tentang.





tentang sebuah nama dan rasa.
tentang nama dan mata.
hanya itu, ujarnya.
tentang satu keyakinan dan perasaan.
aku lagi.
mundurlah perlahan.
waktu akan terus berjalan.
berjalan bersama indahnya rasa yang tercipta.
berbicara.
rasa yang nyaman.
kemudian menjadi bahan tertawaan.
layaknya jejak yang ada.
tersapu oleh air laut yang datang.
dia menghilang.
air yang menenangkan.
bersyukurlah.
hidup bukan sebuah pengharapan.
berusaha.
ada aku yang selalu ada.

 nb: buat mbak tersayang :)
keep smile dear..

13 Juni 2013

Mas yang Banyak Mengajarkan ..



Hei! Malam kembali menyapa. Langit gelap sekali malam ini. Cukup menakutkan, tidak hujan juga.

Teringat seseorang, semacam rindu juga. Aku dan kakakku satu ini belum jumpa sekalipun tapi seakan sudah lama tak jumpa. Dia sedang kembali ke Indonesia dalam rangka liburan dan esok dia akan melangsungkan pernikahannya. Seorang muslimah yang sudah di khitbah kan, itu pun mereka belum jumpa. 

Dia yang sedang menjalankan beasiswanya ke sebuah negara impiannya itu, selalu menyempatkan diri untuk menyapa, mengobrol, mendengarkan ceritaku, sharing, dan hal lainnya. Suatu waktu pun kita pernah mengobrol serius sampai hal yang konyol. Ah.. betapa baiknya mas satu ini. 

Dia pernah bilang,

“Kita itu belum pernah ketemu ya dek, tapi mas tuh percaya banget sama kamu.”


Tercurahlah sebuah cerita. Serius kali itu. Aku ingin sekali bertemu dengannya. Kakakku satu ini agak beda dari yang lainnya. Hmm.. entahlah. Aku juga bingung. Beliau banyak mengajarkan banyak hal. Banyak banget. Adekmu ini menggemaskan ya? Hehehe..

Huhuhuhuhuhu.. Selamat yaaa mas dan mbak... 


*pake terharu loh ini nulisnya*

12 Juni 2013

Obrolan Tak Terduga

Siang ini, tumben sekali. Seorang abang keren menyapa lewat WhatsApp.

Abang (B) : aheuy. blognya update terus.
Aku (A) : Hehehe. Iya dong. Bukannya abang :p
B : kerenlah (y). nah betul itu. jangan tiru abangnya.
A : sip sip.. Ngapain juga niru abangnya :p Blognya banyak, tapi gak update ;)
B : nah betul :)

11 Juni 2013

Dibalik Sebuah Nama

Hei.. Aku rindu! 

Hanya beberapa kata tak bermakna banyak aku sampaikan. Tidak dengan yang dirindukan. Sejak kata rindu itu terlontar, bukankah sudah jarang untuk bersapa? Senyum saja saat aku menuliskan ini dengan sedikit mengingat sebuah nama. Sedikit adil kah untuk mengingat nama tersebut?

Dulu, membayangkan namamu saja aku hanya bisa diam. Tidak sekarang, namamu banyak menjadi perhatian disekitarku. Mereka mencoba menggali, ada apa dengan namamu? Aku tidak diam lagi. Aku saja bingung. Bukankah sebuah nama selalu mempunyai arti sendiri? Aku lupa arti namamu sebenarnya, yang aku tahu hanya sebuah gugus bintang yang indah. Itu pun kalau aku tidak salah. Sampai saat ini, aku belum berani menyebutkan apa arti namaku. Hei! Aku saja hampir lupa untuk bertanya apa arti dari namaku. Mungkin suatu hari nanti, aku akan tahu. Aku mengikuti saja ritme dari namamu itu.

Ceritamu yang banyak itu, beberapa aku ingat. Suara yang menyebalkan itu. Obrolan yang serius tapi konyol. Ahh.. aku mengingatnya. Tidak pantas kan aku mengingat ini. 

Namamu, sejak hampir 2 minggu lalu, kembali lagi terdengar. Namamu banyak menyita perhatian orang banyak saat melihatku. Hei! Tak berkabar. Obrolan terakhir yang aku ingat, penasaran dengan kerusuhan di kotaku. Sampai hari ini, aku hanya tahu beberapa hal saja. Hingga tiba 2 hari setelahnya, pemilihan umum selanjutnya berlangsung. Golput lagi. Tidak ingin banyak tahu.

Taukah? Sampai minggu sore, sejak namamu disebut, orang-orang selalu memperhatikan dengan seksama. Hei! Mereka banyak tidak percaya. Sebenarnya aku punya cerita yang sedikit menguak masa lalu. Seorang tak berkabar muncul dengan tampang terkejut dan membuat terkejut juga. Mereka sedikit memojokkanku dan protes tentunya. Mereka juga mengingatkanku. Tapi lain lagi, dari seorang yang terus berkabar. Dia seakan meyakinkan satu hal. Satu hal yang belum pasti, tapi sedikit menarik perhatian. Walau dia dan sang teman selalu menggoda.

Hmm.. Sudahlah.. Kemarin aku pernah membuat cerita tentangmu, sekarang aku mencoba mengingat namamu terus. Menyalipkan sedikit namamu di setiap doaku. Sahabat, semoga dirimu baik disana. Sampai jumpa. 


Reiny 19:31 
11 juni 2013