3 Mei 2016

#1 Pemimpi Kecil : Hingga Remaja

Hampir dua puluh dua tahun lalu, seorang pemimpi dilahirkan ke dunia. Tepat pada dua november 1994. Seorang pemimpi ini dilahirkan sebagai gadis kecil berkulit putih dengan mata sipitnya, yang sering disalahpahami sebagai keturunan chinese. Dia tumbuh sebagai gadis kecil yang lucu dan menggemaskan tapi ia sedikit tomboy.

Masuk umur lima tahun, ia dikenal sebagai preman kecil dari komplek depan (oh god, senakal itukah?). Tapi ya memang memang adanya, gadis itu tumbuh dengan dua orang kakak dan saat berumur satu tahun 4 bulan, seorang adik kecil lahir menggenapi keluarga bahagianya. Seorang pemimpi ini tumbuh dan besar di keluarga yang sederhana dan besar. Besar dalam artian banyak orang dan berbadan besar. Ia terlahir dengan berat 3,3 kilogram dengan panjang sekitar 50 cm.

Di umur lima tahun, ia masuk Taman Kanak-Kanak (TK) di dekat rumah. TK Dharma Wanita. Yang ia ingat, sejak saat itu, ia selalu berangkat ke sekolah dengan becak. Kendaraan roda tiga yang dikayuh seperti berkendara sepeda. Ia adalah seorang pemalu dengan banyak orang, tapi nakal sekali dengan teman sebayanya.

Gadis kecil ini tumbuh dengan baik, karena ia suka sekali minum susu. Ia tumbuh tinggi dengan badan gede. Orang bilang ia bongsor, memang. Begitulah pemimpi itu diciptakan. Saat berbaris upacara, hampir setiap waktu, ia akan ditempatkan dibagian paling belakang karena badannya yang terlampau tinggi. Saat di kelas pun sama, ia akan ditempatkan hampir dibelakang atau dibagian pinggir agar tidak menutupi papan tulis.

Pemimpi kecil ini pun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, ia masuk di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 96. Masih sekitaran rumah, cukup berjalan kaki atau naik becak lagi. Banyak mimpi dan sifat yang terbentuk saat ia tumbuh dan bercengkerama dengan banyak orang lain lagi, Ia mulai mengikuti ekstrakulikuler, semacam olimpiade, dan sejenisnya. Pemimpi kecil ini kemudian membangun hubungan erat yang baik dengan banyak orang di sekolah ini, mulai dari teman, sahabat, guru maupun musuh. Hubungan baik yang pada akhirnya terjalan baik sampai sekarang.

Si pemimpi kecil kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya lagi, ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang cukup disegani. Untuk masuk kesana, si gadis kecil memulai ujian pertamanya. Ia persiapkan bersamaan dengan ujian akhir nasional. Kursi yang disediakan tak banyak, tapi peserta yang mengikuti sangat banyak waktu itu. Bersyukurnya ia, ia bisa melanjutkan mimpinya di sekolah ini. SMPN 8. 

di sin se
di san se
di man man hat ku se

di sin se
di san se
di man man hat ku se

la la la la la la la la
la la la la la la la la


to be continue :)

2 komentar:

  1. penasaran dengan apa maksudnya dan lanjutannya seperti apa :))
    Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal
      Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan berkomentar :)

      Hapus