11 Juni 2013

Dibalik Sebuah Nama

Hei.. Aku rindu! 

Hanya beberapa kata tak bermakna banyak aku sampaikan. Tidak dengan yang dirindukan. Sejak kata rindu itu terlontar, bukankah sudah jarang untuk bersapa? Senyum saja saat aku menuliskan ini dengan sedikit mengingat sebuah nama. Sedikit adil kah untuk mengingat nama tersebut?

Dulu, membayangkan namamu saja aku hanya bisa diam. Tidak sekarang, namamu banyak menjadi perhatian disekitarku. Mereka mencoba menggali, ada apa dengan namamu? Aku tidak diam lagi. Aku saja bingung. Bukankah sebuah nama selalu mempunyai arti sendiri? Aku lupa arti namamu sebenarnya, yang aku tahu hanya sebuah gugus bintang yang indah. Itu pun kalau aku tidak salah. Sampai saat ini, aku belum berani menyebutkan apa arti namaku. Hei! Aku saja hampir lupa untuk bertanya apa arti dari namaku. Mungkin suatu hari nanti, aku akan tahu. Aku mengikuti saja ritme dari namamu itu.

Ceritamu yang banyak itu, beberapa aku ingat. Suara yang menyebalkan itu. Obrolan yang serius tapi konyol. Ahh.. aku mengingatnya. Tidak pantas kan aku mengingat ini. 

Namamu, sejak hampir 2 minggu lalu, kembali lagi terdengar. Namamu banyak menyita perhatian orang banyak saat melihatku. Hei! Tak berkabar. Obrolan terakhir yang aku ingat, penasaran dengan kerusuhan di kotaku. Sampai hari ini, aku hanya tahu beberapa hal saja. Hingga tiba 2 hari setelahnya, pemilihan umum selanjutnya berlangsung. Golput lagi. Tidak ingin banyak tahu.

Taukah? Sampai minggu sore, sejak namamu disebut, orang-orang selalu memperhatikan dengan seksama. Hei! Mereka banyak tidak percaya. Sebenarnya aku punya cerita yang sedikit menguak masa lalu. Seorang tak berkabar muncul dengan tampang terkejut dan membuat terkejut juga. Mereka sedikit memojokkanku dan protes tentunya. Mereka juga mengingatkanku. Tapi lain lagi, dari seorang yang terus berkabar. Dia seakan meyakinkan satu hal. Satu hal yang belum pasti, tapi sedikit menarik perhatian. Walau dia dan sang teman selalu menggoda.

Hmm.. Sudahlah.. Kemarin aku pernah membuat cerita tentangmu, sekarang aku mencoba mengingat namamu terus. Menyalipkan sedikit namamu di setiap doaku. Sahabat, semoga dirimu baik disana. Sampai jumpa. 


Reiny 19:31 
11 juni 2013

5 komentar: