***
Aku sedang dalam perjalanan ke tujuanku selanjutnya, Jogjakarta. Setelah beberapa hari lalu aku memutuskan untuk terbang ke Surabaya, bertemu beberapa teman. Jogjakarta menjadi kota yang selalu aku rindukan, selalu istimewa. Aku terlalu lama terjun dalam pekerjaanku disesaknya ibukota. Akhirnya aku mengambil cuti kerjaku. Rasa ingin menemukan sesuatu yang baru.
Jakarta-Surabaya-Jogjakarta-Jakarta. Itu rute yang harus aku rencanakan. Saat aku meninggalkan Surabaya, aku ingin segera mengabari satu perempuan yang dulu selalu setia menungguku dengan sabar. Sayang, aku terlalu lelah dan aku terlelap setelah keretaku mulai meninggalkan Surabaya menuju Jogjakarta.
Aku merasakan keretaku berhenti, aku terbangun. Benar saja, keretaku berhenti entah dimana. Gelap sekali. Aku meraih handphoneku, pukul 3 pagi. Aku segera mencari namamu dikontak handphoneku, Nina. Kirim pesan.
Hei! Apa kabar dirimu? Masih pagi sekali yaa? Maafkan aku. Aku hanya ingin memberitahumu. Aku mau bertemu denganmu dan aku sedang di perjalanan menuju kotamu. Jam 8 pagi aku tunggu di stasiun tugu. Aku menantimu. Kamu mau kan? Aku tunggu kamu ya. :)
Pesan terkirim dan aku memandang isi kantong kemejaku. Kotak beludru merah itu masih ada. Aku tersenyum mengingat senyummu, kereta mulai berjalan lagi dan kamu membalas pesanku. Aku rindu padamu.
***
Bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar