Tema: Kisah Romantis
Aku merindukanmu disini. Masihkah kamu mengingatku? Lelah sudah
aku menantimu di sini. Aku ingat permintaanmu sore itu.
“Aku tidak bisa bersamamu seperti ini terus menerus. Aku harus
pergi. Boleh kan?” pintamu sambil menatapku. Saat itu, aku masih saja diam
menatap bunga pemberianmu.
“Aku pergi ya.. aku akan selalu sayang sama kamu. Sampai jumpa!”
lalu kamu mencium keningku. Kemudian kamu pergi. Sampai tahun kelima, kamu
tidak pernah menemuiku. Aku masih menantimu, itu saja
***
Seorang lelaki berumur 25 tahunan
tergeletak di samping tempat tidurnya. Dia terjatuh. Seorang lagi menyadarinya,
lalu berlari keluar. Tak berapa lama, masuk kembali ke kamar lelaki itu bersama
beberapa orang. Mereka membawa lelaki itu keluar rumah, masuk kedalam mobil. Perjalanan
menuju rumah sakit.
Seorang perempuan menanti di rumah,
ia menyadari satu hal. Dia melihat kotak beludru pemberian ibunya dulu.
Ini permintaan lelaki yang sekarang pingsan dan sedang dibawa kerumah sakit. Lelaki itu mau memberikan pada
gadis pujaannya. Kekasih yang ditinggalkannya dulu. Perempuan itu segera
mencari nomor handphone di buku telepon. Dia menelepon seseorang. Setelah menelepon, perempuan itu pergi dan membawa kotak beludru itu.
***
Aku segera berangkat setelah
mendapat kabar tentangmu. Entah dari siapa. Tampaknya aku lupa sesuatu. Aku hampir
melupakan segalanya. Aku tersadar kembali, menyetop taksi di depan kantor. Aku
khawatir. Aku sampai di tujuanku, mencari seseorang.
Aku melihat perempuan yang sudah
lama tak jumpa. Dia memelukku dan menyerahkan kotak beludru merah, aku membukanya.
Ada sebuah cincin sederhana dan sebuah kertas kecil.
Maafkan aku meninggalkanmu sore itu. Aku masih mencintaimu sampai saat
ini dan selamanya. Aku ingin menikahimu tapi aku tidak bisa bersamamu. Maafkan aku.
–Kana-
Aku berlari menuju ruanganmu. Kamu
masih tersadar. Aku masih bisa masuk keruanganmu. Aku hanya bisa berbisik.
Terima kasih. Aku ingin menikah denganmu. Aku selalu mencintaimu. Maafkan
aku.
***
Kamu kembali padaNya beberapa
bulan setelah kita menikah. Terima kasih Kana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar