***
Pukul
6 pagi alarmku berbunyi. Aku terbangun, kaget. Aku beranjak dan
bersiap-bersiap. Jam 7 kurang 15 menit aku sudah selesai. Beritaku sudah
aku bawa bersamaan dengan catatan kuliahku. Waktunya berangkat dan
menemui sang pujaan hati. Batinku.
Sepanjang perjalanan ke kampus,
aku senang sekali. Terheran teman-teman melihatku hari ini. Aku tak
menghiraukan mereka, aku lekas pergi ke tujuan selanjutnya setelah
menyesaikan keperluan di kampus.
30 menit berlalu sejak pukul 7
pagi. Jogja macet sekali pagi ini. Entah apa yang terjadi, aku tak tahu.
Aku hanya berharap aku tidak terlambat menemuimu. Pikiranku tentangmu
memenuhi pikiranku. Aku terjebak lampu merah beberapa kali di keramaian
pagi ini. Lampu merah berikutnya, aku ingin mengabarimu, handphoneku
mati. Oh tidak! Bodoh sekali aku. 15 menit lagi. Motor di depanku,
mengerem mendadak dan aku terjatuh. Beberapa orang menolong, membawaku
menepi ke sebuah warung pinggir jalan. Aku sedikit kaget dan
terburu-buru, ujarku pada orang yang bertanya. Aku tidak apa-apa, kakiku
hanya agak kram karena tertimpa motor. 10 menit berlalu, aku teringat
padamu.
***
Lelaki itu sudah menunggu. Dia tidak ada tujuan
lain selain menunggu perempuan yang telah mendiami seluruh hatinya. Dia
menikmati pagi itu dengan segelas teh hangat.
Sedangkan seorang perempuan di tempat lain, terburu-buru ingin menemui sang lelaki. Semoga tidak terlambat.
***
Bersambung.. (last episode)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar