7 Agustus 2013

Raya Tiba



Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar
Allaahu akbar walillaahil – hamd..

...

Dingin pagi itu membangunkanku, beranjak untuk sahur di bulan ramadhan. Ramadhan dirantau, begitu aku menyebutnya. Bersama teman-teman satu kos, kami memasak hidangan sahur, seketika ingat saat puasa di rumah. Iya, ada seonggok rindu yang aku simpan. Pagi itu, aku nikmati saja hidangan sahurku hingga waktu imsak menghampiri.

Puasa ramadhan tahun ini, 13 hari aku jalani dirantau. Sisanya? Aku pulang kerumah. Selama itu pula, ujian akhir juga berlangsung. Cukup berat di saat ujian ternyata sangat menyita banyak energi. Aku coba bertahan. Menu berbuka yang aku rindukan saat di kos adalah es dawet + gula merahnya. Cukup 3 ribu saja. Ah.. rindu sekali walau terkadang sendirian. 

Senin, 22 juli 2013. Itulah tanggal yang  tertulis di tiketku dengan tujuan Jogjakarta (JOG) –Cengkareng (CGK), CGK – Palembang (PLM). Sahur di Jogjakarta, buka puasa di Palembang. Waktu berbuka puasa bedanya hampir setengah jam. What do you think? Cukup bersabar menanti dengan sedikit rengekan. Hehehe.. welcome home...

...

Malam ini, hari raya. Menanti buka puasa sambil menanti keputusan 1 syawal 1434 H. Sayang, keputusan 1 syawal belum tercetus sampai buka puasa waktu Palembang dan sekitarnya. Menu berbuka puasa malam hari raya adalah menu lebaran yang sudah dimasak sama mama. Ada malbi, rendang, ayam opor, sayur buncis, sambal tumis, dan lontong *ini beli*. Hehehe. 

Selepas berbuka puasa, sidang itsbat dimulai. Tidak butuh waktu lama untuk mendengar keputusan bapak menteri agama, Suryadharma Ali, dalam memutuskan 1 Syawal 1434 H. Sambil menyiapkan kue-kue kering yang sudah ada, beserta teman-temannya, sambil ngobrol juga. Keputusan yang ada adalah hari raya Idul Fitri 1434 H jatuh pada besok hari, 8 Agustus 2013. Tak lama, takbir mulai berkumandang dari masjid dan musholla sekitar rumah hingga terketuk hati untuk menuliskan sesuatu tentang hari raya.

Mungkin beberapa hari lalu, aku cukup lelah dengan keadaan di rumah. Tidak lagi (mungkin) sekarang, aku menikmatinya. Banyak rencana yang sudah dibuat, salah satunya bertemu ramadhan tahun depan dengan anggota yang lengkap. Insya Allah. 

...

Minal aidzin wal faidzin semua..
Mohon maaf lahir dan batin..
Maafkan semua kesalahan yang pernah aku buat dan menyinggung temen-temen sekalian.
Happy Eid Mubarak.

Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar
Allaahu akbar walillaahil – hamd..

Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar
Allaahu akbar walillaahil – hamd..


2 komentar:

  1. Cukup berat disaat ujian yang menyita banyak energi. Sangat menguras energi juga ada. >> bagian yang masih sering dicerna maksudnya seperti apa :)

    Em... Masih ada kekeliruan dalam menulis imbuhan di- yang diikuti penunjukan tempat. :)

    Syawal dan Agustus seharusnya. :)

    Mohon maaf lahir batin

    BalasHapus
  2. *buka buku bahasa Indonesia di google*

    BalasHapus